JAKARTA: Pasar pengguna Blackberry dinilai berkembang pesat di negara-negara yang masyarakatnya berpenghasilan rendah.
Dirut PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) Rinaldi Firmansyah mengatakan Blackberry sudah mulai kehilangan popularitas di negara-negara maju.
Menurut dia, kategori dari Blackberry kini juga tidak jelas, apakah perangkat untuk fungsi korporasi atau yang lainnya.
"Blackberry berkembang di negara-negara dengan masyarakat berpenghasilan rendah. Kegunaannya juga apa sebetulnya, seperti di Indonesia dimana anak SMA menggunakan Blackberry," jelas Rinaldi, hari ini.
Di Indonesia, Blackberry terus meraih popularitas. Mulai dari persaingan antaroperator seluler untuk menghadirkan layanan Blackberry Internet Service yang murah dengan paket harian, mingguan, bulanan, hingga yang terbaru berlomba-lomba memasarkan produk handset Blackberry terbaru yakni Bold 9900.
Fitur layanan Blackberry yang digemari tidak lain adalah Blackberry Messenger sehingga menjadi daya tarik bagi kalangan muda, termasuk para pelajar. Meskipun, yang digadang paling berguna dari fitur Blackberry adalah push mail, dimana email langsung bisa dibaca dari handset. (faa)

0 komentar:
Posting Komentar